Home » Uncategorized

Category Archives: Uncategorized

Renungan Sadar Bhs. Indonesia, November 2021

Senin, 22 November 2021 Hari Minggu Kristus Raja

II Raja-raja 23:15-25, Mazmur 23, Wahyu 11:1-14 link Alkitab

PANGGILAN DARI SURGA

“..Lalu naiklah mereka ke langit, diselubungi awan,disaksikan oleh musuh-musuh mereka..” (Wahyu 11:12)

Dari kitab Wahyu yang menjadi landasan bagi jemaat untuk mempelajari dan merasa-rasakan firman Tuhan hari ini, kita diberikan pengertian bahwa siapa pun yang diutus sebagai saksi Allah selalu mendapat tuntun sampai kemuliaan. Saksi ini harus menjalani pelayanan di dunia. Baik itu tetap setia pada imannya sendiri kepada Tuhan, menjadi saksi Injil yang kudus, pekerjaan agung memelihara seutuhnya jemaat Tuhan dan segala bentuk kasih dalam tindakan nyata sampai akhir.

Sedikitpun tidak boleh untuk meninggalkan pelayanan, karenanya kesempatan dan waktu harus selalu disiapkan tanpa menunda. Panggilan atau tanggung jawab melayani diberikan sesungguhnya karena kasih Tuhan kepada manusia, jelasnya perintah yang diberikan jika dilakukan dengan sempurna, Tuhan memberi perlindungan (11-12)

Marilah disesuaikan dengan pelayanan yang dilakukan oleh semua jemaat Tuhan di tengah-tengah gereja, semua orang percaya pasti tahu bahwa panggilan pelayanan di gereja itu dilakukan berdasarkan oleh hukum kasih. Pelajaran yang sering diajarkan dan dipraktekkan oleh warga jemaat itu  harus menjadi identitas abadi, tertanam dalam kehidupan orang Kristen.

Salah satu contoh: memperhatikan warga gereja yag sedang mengalami kedukaan , gereja sudah melakukan pelayanan pamulasara, membuat berita duka, menyiapkan peti juga bunga, dll. Itu sebabnya   kesiapsediaan itu selalu dijaga di tengah-tengah kehidupan jemaat gereja Tuhan agar semua ciptaan menerima berkat Tuhan.|*SBU

 

Selasa, 23 November 2021 Hari Minggu Kristus Raja

1 Samuel 17: 55-18: 5, Mazmur 63, Wahyu 11:15-19 link Alkitab

MENYEMBAH YANG LAYAK DISEMBAH

“…Kami mengucap syukur kepada-Mu, ya Tuhan, Allah, Yang Mahakuasa, yang ada dan yang sudah ada… ”(Wahyu 11:17)

Dikatakan dalam kitab Wahyu bahwa Tuhan Allah memang sudah ada, sejak dulu sudah ada. Itu adalah kabar baik bagi manusia. Tetapi hal ini sering diabaikan atau tidak dipercaya. Karena manusia hanya menuruti keinginannya sendiri atau belum mendengar berita ini. Tanggung jawab mewartakan berita sukacita ini harus disebarkan agar semua manusia mendengar dan percaya kebenaran.

Menjadi saksi tentang pekerjaan Tuhan tentu bukan hanya menerangkan firman Tuhan di mimbar-minbar gereja tetapi bisa dilakukan oleh orang percaya. Misalnya: Ketika jemaat berbeban karena halangan, jemaat Tuhan selalu bersyukur dan menghindari mengeluh yang tidak mencerminkan tuntunan Allah. Tetap bersikap wajar tetapi dihadapi dan memiliki pengharapan bahwa semua rintangan dihadapi sampai tuntas dan itu karena pertolongan Tuhan Allah.

Ajaran yang mengatakan bahwa manusia bisa mandiri karena usaha sendiri tentu saja harus dibuang jauh-jauh karena semua manusia sangat membutuhkan Allah meskipun terkadang tidak berdoa dan memohon tetapi diberi,bahkan  banyak dan jika diperhatikan itu semua karena kuasa Tuhan yang akan memberitahu kepada dunia bahwa besar kasihNya.

Karena itu biarlah jemaat mengucap syukur dalam segala hal  (1 Tesalonika 5:18) karena ucapan syukur atau terimakasih itu  menjadi salah satu tindakan menyembah semakin mendekatkan dan menyatukan orang percaya dengan Tuhan Allah yang layak disembah.|*SBU

 

 

Rabu, 24 November 2021 Hari Minggu Kristus Raja

II Samuel 2:1-7, Mazmur 63, Yohanes 16:25-33 link Alkitab

KEINGINAN MANUSIA DI DUNIA

“.. supaya kamu beroleh damai sejahtera dalam Aku…” (Yohanes 16:33b)

Ada pemuda yang terlihat gagah mengenakan seragam loreng hijau dan topi baja dan membawa senapan yang dibawa di depan dadanya, berjalan berurutan terlihat rapi dan kompak, apalagi sambil bernyanyi bersahutan dengan bersemangat. Apa yang dilihat orang banyak itu membuat senang bagi siapa pun yang melihat termasuk salah satu pemuda. Karena melihat para tentara itu, dia mengatakan kepada orang tuanya bahwa dia memiliki keinginan untuk menjadi tentara, ketika ayahnya mendengar apa yang menjadi keinginan anaknya, hatinya mantap, lalu memberikan ijin dan restu.

Pemuda tadi mempersiapkan dirinya dengan berolahraga, bersungguh-sungguh dalam belajar dan berlatih. Disaksikan oleh orang tua dan teman-temannya, demikian dalam berniat menjadi tentara, semua  bagian yang menjadi sarana  ujian disiapkan dengan cermat.

Usaha pemuda itu tidak sia-sia karena dia diterima menjadi tentara, satu pengharapan yang terwujud. Sehingga tinggal bagaimana sekarang pemuda tersebuta apakah menjalankan Sumpah Prajurit Sapta Marga dan mematuhi komandan? Jika memperhatikan dan mematuhi perintah pemimpin, itu adalah jalan menjadi abdi negara yang nyata dalam hidup. Jadi tentara tadi akhirnya berhasil sehingga hidupnya damai.

Sesungguhnya hidup yang penuh dengan rasa damai sejahtera itu tidak berat,  jika semua godaan yang berwarna-warna dan timbulnya tidak tentu, bisa dihadapi dan dipikul ,ini sangat berharga sekali jika di dalam Dia semua manusia mampu mengatasi pencobaan karena dikuasai oleh kasih Tuhan Allah. |*SBU

 

 

Kamis, 25 November 2021 Minggu Kristus Raja

Nehemia 9: 6-12, Mazmur 25: 1-10, I Tesalonika 5:1-11 link Alkitab

TIDAK BISA DIPERKIRAKAN

 “…karena kamu sendiri tahu benar-benar, bahwa hari Tuhan datang seperti pencuri pada malam … ”     (I Tesalonika 5:2)

Bertahun-tahun hidup bersama baru satu hari tidak bertemu. Saya menerima kabar dari putranya bahwa ayahnya sakit dan dirawat di rumah sakit. Tidak lama kemudian bapak tersebut  tiba di rumah sakit tetapi belum diijinkan untuk ditengok oleh siapapun selain istri dan anak-anaknya. Sejak dari rumah dia sebenarnya sudah tidak sadar sehingga oleh pihak rumah sakit dimasukkan ke ICU, dua hari lamanya belum ada perubahan tetap  belum sadar.

Keluarga terutama istri dan anak-anak terlihat sedih karena suami serta ayahnya kondisinya demikian, teman ayahnya yang sakit itu memberikan penghiburan dan ikut menunggui di rumah sakit dengan setia. Perhatian yang diberikan ketika temannya dalam kondisi lemah sepertinya sudah cukup karena sahabat yang sakit itu meninggal. Yang penting adalah meninggal ditunggui teman dan dalam persahabatan terputus tanpa meninggalkan kekecewaan.

Jalan hidup persahabatan seperti cerita di atas sepertinya tidak akan tumbuh perpisahan karena mereka berdua rukun dan saling peduli tentang apa kelebihan dan kekurangannya, tetapi membahas tentang panggilan Tuhan semua manusia yang hidup di dunia ini tentu setuju bahwa semua kuasa hidup dan mati hanya di dalam Tuhan Allah tidak ada lainnya sehingga firman Tuhan berkata “…bahwa hari Tuhan datang seperti pencuri pada malam …… ” marilah berjaga dengan menata menuju perubahan hidup yang lebih baik. |*SBU

 

 

Jumat, 26 November 2021 Hari Minggu Kristus Raja

Nehemia 9:16-25, Mazmur 25:1-10, I Tesalonika 5:12-22 link Alkitab

MEMAKAI YANG BAIK

“… Ujilah segala sesuatu dan peganglah yang baik….” (I Tesalonika 5:21)

Ada orang yang bingung di dalam memilih barang yang akan dibeli karena banyak pertimbangan. Tetapi ada juga sebagian orang yang tidak memperhatikan macam-macam yang penting saat kalap mereka tidak peduli atau tidak mau memikirkan, yang utama kebutuhannya cukup dan yang seperti ini banyak terjadi di antara jemaat.

Hal tentang menilai barang bila tidak baik keadaannya juga tidak mau memakai, daripada menyesal di kemudian hari. Barang-barang yang mahal harganya jika uang cukup tidak menjadi masalah, semua dituruti untuk memenuhi semua keinginannya. Barang saja dinilai dengan cermat, apalagi berkaitan dengan tindakan, dalam kehidupan sehari-hari jemaat berelasi dengan banyak orang yang beraneka ragam watak dan sifatnya, Contoh: ketika akan mulai membahas gotong royong  membersihkan kampung, gagasan ini baik tetapi harus memperhatikan kondisi setiap orang. Jika akan mengajak tetangga sekitar dalam berbicara memilih kata-kata yang tidak terkesan memberi perintah tetapi bersama-sama menjalankan. Saat berbicara harus ditata karena merupakan bagian yang penting apabila dalam berbicara tidak berhati-hati dapat menumbuhkan kesalahpahaman bahkan perselisihan.

Lebih baik bersikap baik kepada siapa pun karena itu mematuhi perintah Tuhan melalui hamba-Nya “..Ujilah segala sesuatu dan peganglah yang baik  … ”(1 Tesalonika 5:21). Jemaat itu adalah milik Tuhan yang dikasihi jadi marilah dengan hidup seluruhnya dan berbuat baik kepada sesama dengan tulus, baik dalam perkataan dan perbuatan juga dalam hati kita |*SBU

 

 

Sabtu, 27 November 2021 Hari Minggu Kristus Raja

Nehemia 9: 26-31, Mazmur 25: 1-10, Lukas 21: 20-24 link Alkitab

KALAH

“Apabila kamu melihat Yerusalem dikepung oleh tentara-tentara ,ketahuilah, bahwa keruntuhannya sudah dekat..” (Lukas 21:20)

Kekuatan suatu bangsa tidak hanya diukur dari memiliki tentara yang banyak dan perkasa. Tetapi itu juga membutuhkan orang-orang dengan kecerdasan luar biasa, seperti negosiator yang memiliki kebijaksanaan membangun hubungan dengan kerajaan-kerajaan di sekitarnya agar selalu ada kedamaian dan kerukunan.

Sesungguhnya Yerusalem adalah kota yang kuat, tetapi mengapa dikatakan oleh Tuhan Yesus akan jatuh? Bangsa yang dipilih oleh Tuhan Allah ini sedang dalam kondisi dijajah oleh bangsa Romawi dan dalam kondisi demikian Sang Kristus berbicara tentang jatuhnya kota Yerusalem, hal ini itu tentu saja semakin menakutkan, tetapi Tuhan Yesus harus mengatakan ini sehingga orang-orang Yerusalem  waspada dan bersiaga.

Tidak hanya mengandung maksud secara umum saja tentang jatuhnya kota Yerusalem, tetapi juga berkaitan dengan yang tidak terlihat dengan penglihatan oleh mata manusia, hal yang disebut kehidupan rohani, hidup yang menerapkan kepercayaan kepada Meias. Orang-orang Yerusalem belum percaya bahwa Kristus adalah Mesias yang akan memberi keselamatan kepada dunia dan semua manusia.

Karena sikap kepedulian Tuhan Yesus terhadap orang-orang Yerusalem, Dia memberikan perkataan dan sesungguhnya dapat dipakai oleh manusia agar hidupnya selamat, tetapi terjadinya tidak seperti yang Tuhan Allah kehendaki oleh karena itu sebaiknya jemaat Tuhan tidak kalah dengan dosa. |*SBU

 

 

Minggu, 28 November 2021 Minggu Adven I

Yeremia 33:14-16, Mazmur 25:1-10, I Tesalonika 3:9-13, Lukas 21:25-36 link Alkitab

SELALU KEKAL

“Langit dan bumi akan berlalu, tetapi perkataan-Ku tidak akan berlalu” (Lukas 21:33)

Minggu Adven pertama dimulai di hari Minggu, hari yang dipakai oleh jemaat Tuhan untuk beribadah di gereja bersama keluarga. Kata Advent berasal dari kata Latin adventus yang berarti kedatangan dan adven dipakai oleh orang Kristen untuk menyiapkan diri menyambut hari raya Natal kelahiran Tuhan Yesus di dunia. Perayaan Natal benar-benar ditunggu-tunggu oleh semua warga gereja karena di samping ibadah yang istimewa bersama di gereja juga merupakan kesempatankeluarga  berkumpul dan bersukacita, natal merekatkan kasih.

Indahnya keluarga yang bersama-sama pergi beribadah dan keluarga yang bersama-sama merayakan Natal sudah berjalan dimulai sejak tradisi Natal diadakan. Keelokannya memperlihatkan kesaksian bahwa orang Kristen selalu rukun. Dalam menjalankan segala cara hidup sebagai manusia percaya  tentu saja imannya atau kepercayaannya kepada Tuhan harus diwujudkan, bukan sebaliknya bahkan ditolak karena firman Tuhan bersifat kekal seperti kata-kata Lukas 21:33 yang menulis: “…tetapi perkataan-Ku tidak akan berlalu  ”, meskipun semua peristiwa kehidupan itu berubah bahkan hilang.

Dunia tidak abadi termasuk manusia itu sendiri, semua itu memang sudah ditetapkan oleh firman Tuhan bahwa “… Tuhan Allah membentuk manusia itu dari debu tanah  , … ”asal atau terjadinya dari debu  artinya manusia tidak akan utuh dalam keadaan badan tidak abadi. Itulah sebabnya jemaat  Tuhan saat masih diberikan kesempatan pergi ke gereja marilah dipergunakan untuk memuliakan Tuhan |*SBU

Liturgi Ibadah Minggu, 31 Mei 2020

 

 

 

Liturgi Ibadah Minggu, 24 Mei 2020