Home » Uncategorized (Page 3)

Category Archives: Uncategorized

Liturgi Ibadah Minggu, 10 Mei 2020

 

 

 

Liturgi Ibadah Minggu, 3 Mei 2020

Bahan Pengajaran Sekolah Minggu 26 April 2020

MAU BERTOBAT DAN BERSAKSI
LUKAS 24:36-49

Fokus

Peristiwa kebangkitan Yesus merupakan peristiwa yang membawa pengharapan baru bagi semua orang, karena melalui peristiwa inilah Yesus telah menunjukan kepada setiap orang bahwa DIA benar-benar Mesias yang sudah dijanjikan dalam firman. Dan bagi setiap orang yang percaya pada Tuhan Yesus diajak untuk percaya dan mau bertobat, tidak lagi hidup dalam kesalahan, berani untuk mengakui kesalahan dan bersedia menjadi saksi dengan cara menceritakan kebaikan Tuhan Yesus dalam sepanjang kehidupan kita.

Melalui pelajaran hari ini, anak-anak diajak untuk percaya bahwa setiap rencana Tuhan adalah baik, karena DIA mengasihi kita, maka kita harus taat padaNYA.

Pembukaan
1. tanyakan ke anak-anak apa sulitnya untuk mengakui kesalahan dan meminta maaf
2. Apa yang dirasakan setelah meminta maaf ?
3. Biasanya saat meminta maaf janji apa yang akan kita ucapkan ? (tidak akan melakukan lagi) itulah tindakan sebuah pertobatan.

Pokok Pembahasan

Pada suatu hari murid-murid Tuhan Yesus sedang berbincang-bincang (di dalam injil Yohanes dijelaskan mereka berkumpul di dalam sebuah rumah), maka bisa kaitkan dengan kondisi kita saat ini yang sedang di rumah saja. Apa yang sedang mereka bicarakan kira-kira ya ? (meminta respon dari anak-anak, untuk mengingatkan mereka akan cerita-cerita di minggu sebelumnya). Iyaa betul, mereka sedang membicarakan tentang kebangkitan Tuhan Yesus. Ada sebagian murid Tuhan Yesus yang sudah percaya, tetapi ada sebagian yang belum percaya, karena merasa tidak mungkin jika Dia bangkit, sedangkan jelas-jelas baru beberapa hari yang lalu Dia mati.

Petrus : Zebedeus, apakah kamu sudah mendengar ceirta dari orang-orang yang mengatakan bahwa mereka bertemu
Tuhan Yesus ?

Zebedeus : iya, aku sudah mendengarnya berita itu, namun aku belum percaya, jangan-jangan mereka salah melihat.

Petrus : iya, aku merasa seperti itu, sepertinya ini hanya hoaks saja. Aku masih sangat ragu.

Zebedeus : aku bingung apakah berita ini benar atau tidak, tapi semakin banyak orang yang mempercayai berita itu, ditambah lagi kedua teman kita yang baru saja kembali dari Emaus mengatakan bahwa mereka telah bertemu dengan Tuhan Yesus (untuk mengingatkan kembali ke anak-anak cerita minggu lalu).

Saat para murid-murid sedang berbincang-bincang, tiba-tiba ada seseorang yang hadir di tengah-tengah mereka, padahal ruangan dalam kondisi tertutup tidak ada pintu atau jendela yang terbuka. Semua pada terkejut, siapa orang itu ? mereka berteriak apakah dia hantu ? kondisi ruangan menjadi sangat riuh.

Tuhan Yesus berdiri di tengah-tengah mereka dan mengucapkan “salam sejahtera bagi kalian semua”.

Para murid masih ketakutan dan kaget walaupun sudah mendengar sapaan dari Tuhan Yesus. Tuhan Yesus kemudian mengatakan, “kenapa kalian kaget dan ketakutan, lihatlah Aku bukan hantu, kalian tidak perlu takut. Apakah kalian masih belum lagi percaya padaKU. Aku sudah sering mengatakan kepada kalian semua sewaktu Aku masih bersama-sama kalian, bahwa Aku akan menanggung dosa manusia, menderita, disalibkan dan mati tapi akan kembali bangkit. Apakah kalian tidak mengingat lagi semua ajaranKu itu?

Karena para murid masih bingung, antara percaya dan ketakutan bercampur menjadi satu Tuhan Yesus ingin kembali meyakinkan mereka dengan cara; menanyakan makana apa yang mereka punya, agar diberikan kepada Tuhan Yesus supaya mereka yakin bahwa Dia bukan hantu. Dan saat itu yang dimiliki para murid adalah ikan goreng, kemudian diberikan kepada Tuhan Yesus dan Tuhan Yesus kemudian makan.

Setelah makan Dia kemudian berkata, “Lihatlah hantu tidak makan dan tidak minum, tetapi Aku makan dihadapan kalian semua, maka jangan lagi ragu, percayalah dan beranilah untuk menyampaikan hal ini
kemudian semua orang, agar mereka mau percaya, bertobat dan menjadi saksiKU.”

Menurut anak-anak pertobatan itu apa sih ? kenapa Yesus perlu berpesan agar PERCAYA, BERTOBAT dan BERSAKSI.
Kira-kira apa ya, yang dapat kita lakukan.
Ajak anak-anak berdiskusi tentang apa yang mereka pahami tentang pertobatan.

Anak-anak bisa dibantu dengan penjelasan, pertobatan adalah: janji yang kita lakukan, setelah melakukan kesalahan, yang dimana janji itu kita katakan tidak akan mengulangi lagi kesalahan yang sama.

Terus, bersaksi itu apa ? (minta respon dari anak-anak, sejauh apa mereka memahami tentang bersaksi). bisa dibantu dengan penjealasan, Bersaksi adalah: kita menceritakan tentang kebaikan Tuhan Yesus kepada teman-teman kita atau bisa juga dalam bentuk tindakan. Misalnya: kita melakukan sebuah tindakan yang baik untuk orang lain, maka saat itu juga kita telah menceritakan kepada orang lain bahwa
anak-anak Tuhan adalah cerminan dari Tuhan Yesus yang juga baik.

Anak-anak kita belajar dari para murid, ketika mereka sedang berada di dalam rumah, mereka bercerita tentang Tuhan Yesus, maka saat itu juga Tuhan Yesus hadir ditengah-tengah mereka. Saat ini juga kita hanya bisa dirumah aja, mari kita pun saling bercerita tentang kasih Tuhan Yesus, maka kita percaya Tuhan Yesus juga hadir di tengah-tengah kita. Dan setelah pandemi ini berakhir, kita bisa kembali beraktivitas di luar rumah, maka kita bisa menceritakan tentang kasih Tuhan Yesus kepada setiap kita walaupun dalam keadaan yaang tidak menyenangkan sekalipun Tuhan selalu beserta kita. Kita tetap semangat ya anak-anak, walaupun hanya di rumah saja, dan kita juga tidak lupa untuk selalu mendoakan orang-orang yang masih berjuang di luar sana untuk tujuan mulia. Ditutup dengan doa bersama, bisa menanyakan ke anak-anak apa saja pokok-pokok doa yang ingin didoakan Pujian Bernyanyi bersama lagu : tanganku kerja buat Tuhan (dipandu video yang telah dishare di grup WA)

Aktivitas

Silahkan mengikuti panduan di video aktivitas dan untuk kelas Pratama dan Madya bisa melanjutkan dengan membuat komitmen dari refleksi cerita yang sudah kita dengarkan tadi.

Tuhan memberkati kita semua.